Langsung ke konten utama

KUASA JENUH

KUASA JENUH



Sekejap lalu terasa nikmat mengecap kalbu
Menghilang pun meringkus mata curiga
Gejolak riang terpandang pada rautku
Saat keinginan hati terjawab kasihmu, Adinda


Sungguh kau tak tau, betapa jejakmu selalu ku tunggu
Syahdu pitamu selalu ku nanti
Hingga ledakan rasa cemburumu yang selalu lucu
Pun membekas jauh di relung hati


Namun ada apa dengan egomu kini ?
Menepik kasih, menutup rapat rasa cemburu
Menghujam aku dengan beratnya rasa rindu
Lalu apa dayaku yang harus pasrah menahan kuasamu ?


Jenuhmu mengikat kuat sang waktu
Hingga terasa amat lama penderitaan hati
inginku kau kembali seperti dahulu
Sungguh tak sudi, bila ku bercinta di bawah kuasa jenuhmu


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP SIMPLE DENGAN FILOSOFI STOA

  HIDUP SIMPLE DENGAN FILOSOFI STOA dailystoic.com           Manusia memiliki persepsi yang berbeda terhadap kehidupan. Seringkali kita memandang sebuah masalah yang sebenarnya cukup sederhana namun menjadi sangat rumit karena bertumpuk dengan beragam persepsi yang kita ciptakan sendiri. 

Xenotransplantation of Pigs Heart for Human, Is It Possible?

Millions of people die each year from waiting too long for organ transplants to become available from human donors. 

PERJAHITAN

  PERJAHITAN Kehidupan   berjalan   seperti   biasa ,  setidaknya   hingga  sang  surya   sedikit  naik  menuju   puncaknya . Sekitar  pukul   sembilan   pagi ,  aku  dan  Elvian  yang  sudah   sepakat   akan   menjahit  logo dan  nama   jas  lab  sempat   kalut .