Langsung ke konten utama

Postingan

PERJAHITAN

  PERJAHITAN Kehidupan   berjalan   seperti   biasa ,  setidaknya   hingga  sang  surya   sedikit  naik  menuju   puncaknya . Sekitar  pukul   sembilan   pagi ,  aku  dan  Elvian  yang  sudah   sepakat   akan   menjahit  logo dan  nama   jas  lab  sempat   kalut .

MUSTAHAK MIMPI

  MUSTAHAK MIMPI Lamunan siang hari memecah sanubari Berlalu-lalang menambah beban hati Kebisingan menggiring ekspektasi untuk dipenuhi Lantas pantaskah aku begini

Harusnya

  Harusnya

Gelapnya cahaya

  Sudah   mulai   terang   Kemerlap   cahaya   kian   panjang  

Tentang arah

  Berbicara tentang arah Memang selalu ada saja celah Dipusingkan dengan limpahan persimpangan Dibuat tak berdaya oleh tajamnya kelokan Namun selalu saja Sejuta opsi perjuangan di depan mata Tapi dipilihnya, justru arah kebuntuan Arah tak akan mengalah Beda dengan kau Diberi petunjuk sekalipun, bisa hilang antah berantah Apa dayamu melawan arah? Selain akal dan wajah yang memerah? Kini, kau sudah kalah.

Salah Ekspektasi

Pernahkah kamu berharap sesuatu yang sangat berarti dalam hidup? 

Mendalami Stoikism Kok Malah Makin Dekat Dengan Nihilism?

 Stoikism atau stoa kembali populer belakangan ini. Nilai-nilai filosofis dari stoa dianggap sangat versatile untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun nyatanya, beberapa orang yang awam dengan filosofi tersebut justru terjebak menjadi seorang nihilist, menjalankan nilai stoik dengan sporadis. Contohnya ya aku sendiri. Rasanya baru kemarin aku mengenal berbagai tuah dari om Zeno, filsuf Yunani yang mencetuskan stoikism ini. Beliau begitu damai menghadapi hidup dengan mengesampingkan berbagai hal yang tak pasti. Kekuasaan, kekayaan, popularitas, hingga beberapa hal yang dilandasi nafsu duniawi menjadi concern yang harus diwaspadai. Ia menyebutnya sebagai nilai-nilai eksternal. Sementara itu, perasaan hingga gejolak emosi yang datang dari dalam diri dapat diregulasi sedemikian rupa agar tidak merugikan diri sendiri. Zeno menjelaskan bahwa emosi dan akal pribadi menjadi suatu poin penting yang dapat dikendalikan. Poin tersebut didefinisikan sebagai nilai-nilai internal. oiy...